Beberapa hari terakhir, media sosial seperti TikTok, Instagram, dan platform lainnya diramaikan oleh sebuah tarian sederhana yang viral. Gerakannya tampak mudah diikuti, tetapi menghasilkan harmoni yang begitu memikat. Setiap langkah terasa selaras, setiap perpindahan terlihat teratur, dan keseluruhan tarian memancarkan keindahan yang sulit dijelaskan dengan kata-kata.
Namun, pernahkah kita berpikir—apa yang membuat tarian itu terlihat begitu rapi dan indah?
Jika kita dalami lebih jauh, ternyata gerakan dalam tarian tersebut tidak lepas dari konsep matematika. Ya, matematika! Gerakan berpindah posisi dari satu titik ke titik lain mencerminkan konsep translasi, sedangkan gerakan memutar tubuh mengikuti arah tertentu merupakan bentuk dari rotasi. Tanpa disadari, para penari sedang “bermatematika” melalui gerakan tubuh mereka.
Matematika sering kali dianggap sebagai sesuatu yang rumit, penuh angka, dan sulit dipahami. Padahal, dalam kehidupan sehari-hari, matematika hadir dengan cara yang sangat dekat dan bahkan indah—seperti dalam tarian, seni, musik, hingga pola alam. Keteraturan gerak, keseimbangan posisi, dan keselarasan ritme dalam tarian adalah bukti nyata bahwa matematika bukan sekadar hitungan, tetapi juga tentang keindahan pola dan harmoni.
Melalui sudut pandang ini, kita bisa mulai mengubah cara pandang terhadap matematika. Bahwa belajar matematika bukan hanya tentang mencari jawaban benar atau salah, tetapi juga memahami bagaimana dunia ini tersusun secara teratur dan estetis.
Bagi Anda yang tertarik mendalami matematika secara lebih menyenangkan dan bermakna, Program Studi Pendidikan Matematika UAA hadir sebagai pilihan yang tepat. Prodi ini telah terakreditasi internasional ASIIN, menjamin kualitas pendidikan yang berstandar global. Selain itu, proses pembelajaran didukung oleh para dosen bergelar doktor di bidang pendidikan matematika yang berpengalaman dan inspiratif. Menariknya lagi, semua itu bisa Anda dapatkan dengan biaya yang terjangkau
Penulis: Ahmad Anis